-ini namanya cuek, atau ngelatih kesabaran ya?

1 alasan aku kenapa pengen “get married” ?
menyempurnakan separuh agama :p
Okeh, itu salah satunya….
Salah dua, dan salah lainnya adalaaaaahhhh….
Disaat pasanganku ga ada kabar, ak bisa nge-bawelin dengan gaya khas emak2 tanpa ada lagi sanggahan “siapa elo? Nyokap gue bukan… sodara bukan…”
Bukan… bukan mau jadi istri atau pasangan yang possesif. Tapi, percaya atau nggak… kadang, laki- laki itu nggak pernah berfikir  menggunakan perasaannya. Nggak diperhatiin, pengen diperhatiin. Gantian diperhatiin, ehhh…. kok ya malah dicuekin?
Setelah dicuekin, mereka enak aja pergi meninggalkan kita tanpa kabar. Dan dengan tanpa dosa, tiba” balik sambil say salam, dan bertingkah seakan ga ada apa”.
Padahaaal, kita udah setengah mati khawatir sama dia…
Beginilah sekarang. Setelah beberapa hari di kasih Q/time lebih, kata” manis peluruh jiwa, dan akhirnya meleleh tingkat dewa. Sekarang, harus siap menghadapi waktu” sibuk dia yang bahkan untu read bbm aja 3 jam sekali. It’s a big NO!!
Makanya… aku balik nanya sama diri aku sendiri. Ini namanya cuek, atau latihan kesabaran?
Tanpa ada maksud mendahului takdir Allah, apa salahnya sih berprasangka yang baik…
Mungkin sekarang, Allah sedang ajarkan seorang widya lestari kesabaran.  Jikalau nanti Allah takdirkan dia menjadi imam dunia akhirat, kan nggak kaget kalo menemukan keadaan” boring bin bosen kaya gini??
Nggak mungkin kan… aku atau kalian marah” nggak jelas saat suami sibuk  di kantor cuma gara” mereka sibuk dan kita kurang perhatian??
Be a great woman guys… Aminn 

Komentar

Postingan Populer