bisakah?
Bisakah kau genggam tanganku saja,
dan kau lepas dia yang tak lagi nyata.
Bisakah hanya senyumku saja,
yang kau dekap dalam ingatan sebelum kau terlelap di atas ranjang.
Bisakah hanya tawaku saja,
yang memelukmu damai sebelum kunang-kunang berpulang ke peraduan.
Bisakah hanya rinduku saja,
yang menemani sepimu,
yang bercerita tentang kura-kura bermata kuda.
Bisakah hanya kita saja,
tanpa yang lalu,
tanpa yang membuat pilu,
tanpa yang meresahkan,
tanpa yang memisahkan.
Bisahkah hanya kita saja,
kau dan aku,
sementara cinta menari-nari di atas kepala kita.
Menari-nari di atas kepala? Kapan jatuhnya ke hati?; katamu
Dan kita tergelak berpeluk mersa.
Komentar
Posting Komentar